No icon

Pembentukan dana abadi pendidikan masih menunggu Perpres terbit

Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, mengungkapkan pemerintah saat ini masih mengkaji rencana pengubahan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menjadi Dana Abadi Pendidikan. Rencana tersebut, kata dia, masih menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres).

"LPDP kan kita baru bentuk perpresnya kan perpresnya mudah-mudahan sebentar lagi bisa keluar. Perpres mengenai pembentukan LPDP supaya lebih komprehensif sesuai dengan arahan Pak Presiden dikelola secara nasional," kata Mardiasmo usai melakukan Rapat Koordinasi Dana Abadi Pendidikan, Di Kantor Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK), Jakarta, Senin (4/2).

Pengelolaan dan penyusunan perpres melibatkan seluruh stakeholder dan beberapa Kementerian Lembaga (KL) lainnya seperti Kementerian Riset, Teknologi dan Dikti; Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; Badan Perencanaan Pembangunan Nasional; Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi; dan lain-lain.

Sementara, kata dia, pemerintah saat ini tengah fokus pada fungsi dari LPDP nantinya. Di mana, LPDP diharapkan dapat mengembangkan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) secara keseluruhan.

"Sekarang bagaimana penggunaan LPDP tersebut supaya betul-betul bisa sesuai dengan arahan Bapak Presiden atas itu bisa mengembangkan seluruh SDM baik beasiswanya, biaya vokasinya, termasuk afirmasinya semuanya gitu," imbuhnya.

Sebelumnya, pemerintah telah mengalokasikan dana abadi pendidikan mencapai lebih dari Rp 31 triliun. Presiden Joko Widodo meminta agar anggaran ini digunakan tepat sasaran.

Imbauan tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas dengan topik Tindak Lanjut Program Dana Abadi Pendidikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/12).

"Dana abadi pendidikan ini harus dikelola secara tepat, dikelola lebih produktif, dikelola lebih terukur, jelas manfaatnya bagi peningkatan kualitas SDM bangsa kita," tegas Presiden Jokowi.

Comment